
Sore itu, diskusi yang membahas tentang hal2 ringan seputar aktifitas masing-masing, berbagi pengalaman, sampai pembahasan tentang Syi’ah, akhirnya kami akhiri ketika adzan ashar berkumandang.

Satu per satu, kami bergegas mengambil air wudhu, meninggalkan beberapa orang yang memanfa’atkan waktu untuk bernarsisi dengan berfoto-foto.
[Anggy, Jana, Noe, Siti]
[Anggy, WInda, Noe, dan Siti]Setelah sholat kami berkumpul kembali, tapi tidak untuk melanjutkan diskusi karena hari yang sudah sore, beberapa rekan pamit untuk pulang duluan.

Dan saya bersama beberapa teman memutuskan untuk makan dan jalan-jalan di sekitar Museum Fatahillah dengan beberapa senior angkatan sebelumnya. Bercanda-canda dan berbagi tawa, serta kembali berfoto-foto gak jelas, hehe :D
[Winda & Jana]
[Noe, Kak Ikal, & Mbak Winda]
{Kak Agus & kak Ikal]Tepat jam 17.00 kami tersadar kalau hari semakin sore dengan langit yang mendung. Akhirnya kami memutuskan untuk segera pulang. Berpisah dengan masing-masing tujuan dan kendaraan, ada yang naik kereta, busway, motor, dan kopaja. Tapi walaupun begitu, kami tetap satu, FLPer’s. FLP Jakarta.
Baiklah, akupun meniti jalan dengan tujuan pulangku ke ujung selatan Jakarta untuk mengunjungi kakak tunggalku. Satu yang kusimpan sebagai kenangan, aku pernah berada diantara mereka yang hebat, mereka yang berbagi dukungan dan menularkan semangat jadi pejuang pena satu sama lain. Yang walaupun berbeda latar belakang dan suku, kami bersama dalam kebersamaan dengan nuansa kekeluargaan.
Memang, sih, hari ahad lalu adalah ahad terakhir jadwal Pramuda18 untuk berkumpul [sebelum ramadhan dan inagurasi]. Ada rasa takut tak bisa berkumpul kembali. Merasa bahwa kemarin adalah hari perpisahan. Tapi perasaanku itu kutepis dengan anggapan, bahwa ; “Yang kemarin itu bukan perpisahan, melainkan jeda waktu untuk mempersiapkan diri sampai datang waktu ditentukan untuk berkumpul kembali, bersama menikmati kebersamaan.”
Sangat bersyukur bisa mengenal dan menyatu dengan mereka semua :)
AlhamduliLlaah ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar